Teknik Kimia. Bukan sembarang orang bisa masuk
ke sana (katanya). Aku kuliah di teknik kimia UNLAM (dan sebenarnya aku tidak
merasa pintar untuk bisa masuk sana). Dua tahun setengah sudah aku lalui, suka duka di
tekkim. Mulai dari euforia awal semangat kuliah, masa-masa mulai merasa jenuh,
dilanjutkan masa-masa menjadi mahasiswa yang gak jelas, hingga kadang aku merasa ingin cepat2 keluar(lulus) dari tekim. Mungkin masuk tekim bukanlah pilihan yang baik tapi inilah yang telah ditakdirkan Oleh Allah SWT untukku, dan ini merupakan nikmat yg sangat besar yang telah Allah limpahkan buatku.
Awalnya
aku pikir tekim itu hanyalah melulu kimia. Namun ternyata aku salah besar. Di
tekim ini lah aku menemui matematika, fisika, kimia, dan biologi. Otak serasa
mau pecah saat tak bisa memahami Matematika Teknik Kimia. Tekim itu sangat
kompleks. Dosenku sering bilang kalau tekim itu termasuk Universal Engineering.
Katanya prospek kerja tekim sangatlah luas (saking luasnya, lulusan tekim
mungkin bingung mau kerja di mana) dan bisa diterima di mana-mana. Aku tak
mengamini mentah-mentan statement tadi. Prospek kerja luas tanpa didukung skill
cukup tentu sama saja dengan omong kosong. Bahkan IPK cumlaude hanya sekadar
tiket masuk sebuah perusahaan. Masalahnya, kebanyakan mahasiswa tekim di
kampusku begitu mengagungkan IPK. Apa pun dilakukan demi mendapat IPK bagus.
Well, itukah tujuan kita kuliah?? Banyak yang harus aku ceritakan. Segalanya
akan aku mulai dari sini.
Dosen-dosen di tekim UNLAM kebanyakan S2 (bahkan lebih) dan cukup lihai dalam mengajar. Kadang ada dosen yang sangat pintar namun sangat lemah dalam berkata-kata sehingga tak jarang banyak mahasiswa yang hanya bengong saat beliau mengajar. Ada juga dosen yang hanya masuk kelas beberapa menit saja (dosen seperti inilah yang jadi favorit para mahasiswa). Ada dosen yang pelit amat jika bicara soal nilai, ada dosen yang murah nilai, ada dosen yang galak, dan masih banyak tipe dosen yang lain. Ragam tipe dosen maka ragam pula tipe mahasiswanya. Ada mahasiswa yang gemar sekali organisasi (biasanya yang banyak omong saat di kelas), ada pula yang sangat serius dalam kuliah sehingga jarang ikut acara-acara kampus, ada yang begitu cuek pada kuliah dan lebih memilih banyak bermain selama kuliah, ada yang separo organisasi separo kuliah, ada yang ambisius jadi fungsionaris sebuah organisasi, ada yang cukup menjadi anggota saja. Well, meski kami memiliki banyak karakter, namun kami hampir sama dalam hal impian: lulus dengan nilai baik kemudian dapat pekerjaan yang sesuai bidang kami
Dosen-dosen di tekim UNLAM kebanyakan S2 (bahkan lebih) dan cukup lihai dalam mengajar. Kadang ada dosen yang sangat pintar namun sangat lemah dalam berkata-kata sehingga tak jarang banyak mahasiswa yang hanya bengong saat beliau mengajar. Ada juga dosen yang hanya masuk kelas beberapa menit saja (dosen seperti inilah yang jadi favorit para mahasiswa). Ada dosen yang pelit amat jika bicara soal nilai, ada dosen yang murah nilai, ada dosen yang galak, dan masih banyak tipe dosen yang lain. Ragam tipe dosen maka ragam pula tipe mahasiswanya. Ada mahasiswa yang gemar sekali organisasi (biasanya yang banyak omong saat di kelas), ada pula yang sangat serius dalam kuliah sehingga jarang ikut acara-acara kampus, ada yang begitu cuek pada kuliah dan lebih memilih banyak bermain selama kuliah, ada yang separo organisasi separo kuliah, ada yang ambisius jadi fungsionaris sebuah organisasi, ada yang cukup menjadi anggota saja. Well, meski kami memiliki banyak karakter, namun kami hampir sama dalam hal impian: lulus dengan nilai baik kemudian dapat pekerjaan yang sesuai bidang kami
Cukup
sekian untuk bagian ini. Aku hanya ingin memberi gambaran awal tentang tekim.
Selanjutnya kalian bisa melihat ada apa saja di tekim (mulai dari mata kuliah
hingga kegiatan yang ada di sana), kalian akan melihat lelahnya praktikum,
lelahnya membuat laporan, kalian akan aku tunjukkan seberapa kompak angkatanku,
seberapa jenuhnya aku di tekim.. Bahkan kalau kalian juga bisa tahu segala
mimpi-mimpi gilaku selama di tekim. It's all about me, my life, my story, and
my dreams.
Semoga nanti Tidak Menjadi "Perancang Bom" para Teroris ... amin ya rabbal 'allamin.... Suka tidak Suka... Islam sekarang terbagi 3, yaitu Islam ala wahabi salafi takfiri kerajaan arab saudi pendukung teroris isis sang penebar kebencian sesama ummat manusia dan ummat islam (BENCI MAULID, HAUL,TAWASSUL dan ZIARAH KUBUR), Islam Sunni yang diwakili Islam Sunni Syafe'i ala Indonesia yang dianut mayoritas penduduk dan pemerintah Republik Indonesia (CINTA MAULID, HAUL,TAWASSUL dan ZIARAH KUBUR), kemudian Islam Syi'ah yang diwakili Islam Syi'ah 12 Imam / Mazhab Jakfari yang dianut mayoritas penduduk dan pemerintah Republik Islam Iran (CINTA MAULID, HAUL,TAWASSUL dan ZIARAH KUBUR)..... Jadi PILIH yang MANA ???? pilih pendukung teroris atau pendukung perdamaian seperti Republik Indonesia dan Republik Islam Iran ...?????!!!!
BalasHapus