Islam Jalan Hidupku, Islam is my way of life
Selasa, 02 Juni 2015
Senin, 23 Februari 2015
berlari dengan tubuh penuh luka
Salahsatu azab Allah bagi pendengki adalah kutukan kekalahan, ia akan selalu kalah dalam setiap kompetisi. Seluruh waktunya ia gunakan untuk berlari mengejar ketertinggalan yang tak pernah akan bisa ia lakukan.
Bagaimanakah ia mengejar ketertinggalan sementara ia berlari dengan tubuh penuh luka, semakin musuhnya sukses semakin jiwanya terluka. Semakin musuhnya lari cepat kedepan semakin ia terluka dan lemah..
Ya akhi..
Seorang pelari professional itu bahkan jarang melihat kebelakang, karena ia fokus kedepan!!
Dan masa depan seluruh mukmin itu adalah syurga yang kekal yang ada dihadapan. Bukan kiri atau kanan. Maka berlarilah hingga diujung lelah. Dan biarkan para pendengki itu semakin tertinggal, sunyi dan sendirian.
Bagaimanakah ia mengejar ketertinggalan sementara ia berlari dengan tubuh penuh luka, semakin musuhnya sukses semakin jiwanya terluka. Semakin musuhnya lari cepat kedepan semakin ia terluka dan lemah..
Ya akhi..
Seorang pelari professional itu bahkan jarang melihat kebelakang, karena ia fokus kedepan!!
Dan masa depan seluruh mukmin itu adalah syurga yang kekal yang ada dihadapan. Bukan kiri atau kanan. Maka berlarilah hingga diujung lelah. Dan biarkan para pendengki itu semakin tertinggal, sunyi dan sendirian.
Islam adalah Agama yang Haq
Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah
Segala puji bagi Allah yang telah meridhai Islam sebagai agama bagi umat Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam dan menjadikan syariat yang dibawa beliau sebagai syariat penutup dan telah Ia sempurnakan. Segala puji bagi-Nya juga yang telah mengutus makhluk yang paling mulia, Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam, sebagai Rasul-Nya. Amma ba’du,
Saya telah menelaah artikel yang ada pada surat kabar Al Yaum edisi 4080 tertanggal 12/8/1404 Hijriyah pada halaman terakhir dengan judul “Kuil asing milik kaum Sikh di Uni Emirat Arab“, yang menukil berita dari Gulf News Agency.
Dalam artikel tersebut dikatakan sebagai berikut: “Salah seorang cendikiawan Muslim di Dubai, yaitu Dr. Mahmud Ibrahim Aldik mengatakan bahwa kuil ini merupakan bahaya besar bagi kaum Muslimin, dan hendaknya dihancurkan. Ia mengatakan bahwa agama yang diterima di Uni Emirat Arab itu hanyalah agama yang memiliki kitab samawi. Adapun selain itu, maka merupakan keyakinan kafir yang wajib di hancurkan tempat ibadahnya, dilarang penyebarannya, dicekal aktifitas ritualnya, sehingga tidak memberi pengaruh buruk pada kaum Muslimin di negeri ini“. Demikian nukilan dari artikel.
Orang yang membaca perkataan Dr. Mahmud Aldik ini akan mendapati 2 hal:
- Agama Nasrani dan Yahudi itu diterima di Uni Emirat Arab, baik dengan memeluk agama tersebut ataupun membangun tempat-tempat ibadah bagi mereka. Atau juga melakukan semua ritual-ritual mereka. Ini artinya orang Kristen bebas berkhutbah di depan publik dan secara resmi diperbolehkan di sana. Maka ini adalah masalah serius.
- Lebih bahaya dari poin pertama, yaitu hukum yang terkandung dalam perkataan orang ini adalah bahwa agama samawi semisal Nasrani dan Yahudi tidaklah kafir. Jika demikian maka boleh memeluk agama-agama tersebut dan menisbatkan diri padanya, mendakwahkannya, dan menyebarkannya.
Dan saya sama sekali tidak masalah dengan pernyataannya soal kuil Sikh, karena telah telah sampai kabar kepada saya bahwa Syaikh Abdul Jabbar Al Majid, Menteri Agama Dubai, mengatakan bahwa beliau akan menghancurkan kuil tersebut, semoga Allah membalasnya dengan kebaikan. Karena dalam kuil ini terdapat ajakan pada kepercayaan penyembahan terhadap berhala, dan ini wajib untuk diingkari.
Adapun perkataan Dr. Mahmud Aldik maka kita ketahui bersama di dalamnya terdapat kebatilan dan kesalahan. Karena sesungguhnya agama Islam adalah agama yang benar yang wajib dipeluk oleh penduduk bumi. Allah Ta’ala berfirman:
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima [agama itu] daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi“[1]
Allah Ta’ala juga berfirman:
إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلامُ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ * فَإِنْ حَاجُّوكَ فَقُلْ أَسْلَمْتُ وَجْهِيَ لِلَّهِ وَمَنِ اتَّبَعَنِ وَقُلْ لِلَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْأُمِّيِّينَ أَأَسْلَمْتُمْ فَإِنْ أَسْلَمُوا فَقَدِ اهْتَدَوْا وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلاغُ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ
“Sesungguhnya agama [yang diridhai] di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian [yang ada] di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. Kemudian jika mereka mendebat kamu [tentang kebenaran Islam], maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan [demikian pula] orang-orang yang mengikutiku”. Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: “Apakah kamu [mau] masuk Islam?” Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan [ayat-ayat Allah]. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya“[2]
Demikian. Dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah memvonis kafir orang Yahudi dan Nasrani disebabkan apa yang mereka katakan mengenai Allah, karena perbuatan mereka mengubah dan mengganti apa yang ada dalam kitab mereka, karena kelancangan mereka dalam melanggar batasan-batasan Allah dalam perkataan dan perbuatan sebagai konsekuensi dari apa-apa yang diucapkan lisan-lisan mereka, dan mengikuti hawa nafsu mereka, Allah melaknat mereka, bagaimana mungkin mereka sampai berpaling? Allah Ta’ala berfirman:
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ قُلْ فَمَنْ يَمْلِكُ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا إِنْ أَرَادَ أَنْ يُهْلِكَ الْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَأُمَّهُ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا
“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam”. Katakanlah: “Maka siapakah [gerangan] yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi semuanya?”” [3]
Allah Ta’ala berfirman:
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ * لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلاثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلا إِلَهٌ وَاحِدٌ وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ * أَفَلا يَتُوبُونَ إِلَى اللَّهِ وَيَسْتَغْفِرُونَهُ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih [sendiri] berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan [sesuatu dengan] Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan [yang berhak disembah] selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang“[4]
Allah Ta’ala juga berfirman:
وَقَالَتِ الْيَهُودُ عُزَيْرٌ ابْنُ اللَّهِ وَقَالَتِ النَّصَارَى الْمَسِيحُ ابْنُ اللَّهِ ذَلِكَ قَوْلُهُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ يُضَاهِئُونَ قَوْلَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَبْلُ قَاتَلَهُمُ اللَّهُ أَنَّى يُؤْفَكُونَ * اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا إِلَهًا وَاحِدًا لا إِلَهَ إِلا هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ
“Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putera Allah” dan orang Nasrani berkata: “Al Masih itu putera Allah”. Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dila’nati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling? Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah [6], dan [juga mereka mempertuhankan] Al Masih putera Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan [yang berhak disembah] selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan“[5]
ayat-ayat Qur’an yang mulia yang maknanya demikian sangatlah banyak. Dan dengan ayat-ayat in juga kita ketahui bahwa ajaran Nasrani dan Yahudi telah di-nasakh (dihapus) oleh syariat yang dibawa Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam. Dan di dalam ajaran Nasrani dan Yahudi sendiri terdapat pembenaran terhadap Islam. Dari sini juga diketahui bahwa dalam ajaran Nasrani dan Yahudi terdapat kebatilan disebabkan perubahan dan penggantian poin-poin syariat yang mereka lakukan. Mereka menjual agama mereka dengan harga yang sedikit, sungguh itulah seburuk-buruk jual-beli.
Maka sesungguhnya agama Islam adalah agama yang benar yang wajib dipeluk oleh penduduk bumi, dan Islam itu adalah agama yang dibawa seluruh Nabi Allah. An Nasa-i meriwayatkan hadits Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bahwa beliau pernah melihat lembaran Taurat di tangan Umar bin Khattab radhiallahu’anhu, lalu beliau bersabda:
أمتهوكون يا ابن الخطاب؟ لقد جئتكم بها بيضاء نقية، لو كان موسى حيا واتبعتموه وتركتموني ضللتم
“Apakah engkau termasuk orang yang bingung wahai Ibnul Khathab? sungguh aku datang kepada kalian dengan membawa ajaran yang putih bersih. andaikan Musa hidup saat ini, lalu kalian mengikuti syariat Nabi Musa dan meninggalkan syariatku, maka kalian akan tersesat”
dalam riwayat lain:
لو كان موسى حياً ما وسعه إلا اتباعي
“andaikan Musa hidup saat ini, tidak ada kelonggaran baginya kecuali mengikuti syariatku”
maka Umar bin Khathab pun mengatakan:
رضيت بالله رباً وبالإسلام ديناً وبمحمد نبياً
“aku telah ridha Allah sebagai Rabb-ku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai Nabiku”
Hal ini sebagaimana juga Nabi Isa ‘alaihissalam beliau diutus sebagai mujaddid yang memperbaharui syariat yang dibawa Nabi Musa ‘alaihissalam, sehingga apa-apa yang diharamkan dalam syariat Nabi Musa itu dihalalkan dalam syariat beliau. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:
وَمُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَلِأُحِلَّ لَكُمْ بَعْضَ الَّذِي حُرِّمَ عَلَيْكُمْ وَجِئْتُكُمْ بِآيَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ * إِنَّ اللَّهَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ هَذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ
“Dan [aku datang kepadamu] membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda [mu’jizat] dari Tuhanmu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan ta’atlah kepadaku. Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus“[6]
Demikian juga, Nabi Isa akan turun di akhir zaman menjadi sebagai mujaddid yang memperbaharui risalah Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam:
يوشك أن ينزل فيكم ابن مريم حكماً مقسطاً فيكسر الصليب ويقتل الخنزير ويضع الجزية
“hampir saja turun kepada kalian Isa bin Maryam sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, dan menghapuskan jizyah” (HR. Muslim)
Imam An Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim mengatakan: “maksud dari ‘menghapus jizyah‘ adalah Nabi Isa tidak memberi pilihan kepada orang kafir kecuali hanya dua: masuk Islam atau diperangi dengan pedang”.
Ketika melihat pertanda yang disebut dalam ayat ini, manusia (pada zaman Nabi Isa) yang diberi hidayah oleh Allah pun kembali kepada Islam, orang yang diberi penerangan pada pandangannya dari kalangan Yahudi dan Nasrani pun masuk Islam. Mereka beriman kepada Isa ‘alaihissalam ketika ada pertanda yang jelas dan terang ada di hadapan mereka sehingga jelas bagi mereka kebenaran yang nyata. Beriman kepada Nabi Isa ketika itu, artinya membenarkan risalah Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Dan membenarkan agama yang beliau bawa dari Rabb-nya, yaitu agama Islam. Ketika telah tersingkap dan terungkap semua kedustaan dan kepalsuan yang dibuat oleh para pendeta Nasrani dan rahib Yahudi yang dengan itu mereka menyesatkan manusia dan membujuk manusia kepada agama mereka.
Allah Ta’ala menceritakan kisah Nabi Isa ‘alahissalam bersama Ahlul Kitab yang mengaku telah membunuhnya dalam rangka menjelaskan kedustaan mereka. Dan Allah juga menceritakan bahwa diantara Ahlul Kitab itu akan ada yang beriman kepada Isa ‘alahissalam sebelum ia mati, karena kematian itu pasti akan datang bagi semua manusia dalam kehidupan dunia ini,
بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا * وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلا لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا
“Tetapi [yang sebenarnya], Allah telah mengangkat ’Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya [’Isa] sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti ’Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka“[7].
Statement demikian yang dijelaskan oleh Al Qur’an yang mulai dipaparkan setelah menyifati mereka dengan kekafiran pada ayat sebelumnya, yaitu pada firman Allah Ta’ala:
وَبِكُفْرِهِمْ وَقَوْلِهِمْ عَلَى مَرْيَمَ بُهْتَانًا عَظِيمًا * وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ
“Dan karena kekafiran mereka [terhadap ’Isa], dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar [zina], dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, ’Isa putera Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak [pula] menyalibnya, tetapi [yang mereka bunuh ialah] orang yang diserupakan dengan ’Isa bagi mereka“[8].
Lalu di zaman Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam, setelah disampaikan syariat Islam kepada manusia, maka masuk Islam lah orang-orang yang pandangannya diberi cahaya oleh Allah, dari kalangan Yahudi dan Nasrani setelah mereka mengetahui kebenaran. Dan mereka berlepas diri dari keyakinan-keyakinan yang bertentangan dengan syariat Allah yang Ia syariatkan kepada hamba-Nya, yaitu mentauhidkan Allah Jalla Wa ‘Alaa semata, serta tidak berbuat syirik dalam keyakinan dan dalam beribadah kepada-Nya.
Dan agama Islam itu adalah agama yang diridhai oleh Allah bagi para Nabi-Nya sejak dahulu. Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلامُ
“sesungguhnya agama yang diterima di sisi Allah adalah Islam“[9]
Allah Ta’ala juga berfirman:
وَمَنْ يَرْغَبُ عَنْ مِلَّةِ إِبْرَاهِيمَ إِلا مَنْ سَفِهَ نَفْسَهُ وَلَقَدِ اصْطَفَيْنَاهُ فِي الدُّنْيَا وَإِنَّهُ فِي الْآخِرَةِ لَمِنَ الصَّالِحِينَ * إِذْ قَالَ لَهُ رَبُّهُ أَسْلِمْ قَالَ أَسْلَمْتُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ * وَوَصَّى بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَا بَنِيَّ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى لَكُمُ الدِّينَ فَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
“Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh. Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: “Tunduk patuhlah!” Ibrahim menjawab: “Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam”. Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub. [Ibrahim berkata]: “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”“[10].
Dan agama Islam itu adalah jalan yang lurus untuk menuju kepada Allah, sebagaimana dijelaskan dalam tafsir surat Al Fatihah. Karena seorang hamba pasti berdoa kepada Rabb-nya untuk ditunjukkan kepada jalan yang lurus. Dan berdoa agar dijauhkan dari jalannya orang-orang yang dimurkai, yaitu orang-orang Yahudi, yang bermaksiat kepada Allah padahal mereka sudah tahu dan sudah memiliki ilmu. Dan berdoa agar dijauhkan dari jalannya orang-orang yang sesat, yaitu orang-orang Nasrani, yang menyembah Allah dengan kejahilan dan penyimpangan.
Dari apa yang kami sebutkan ini, jelaslah sudah bahwa jalan menuju Allah itu janya satu, yaitu jalan Islam. Dan Islam inilah yang dibawa oleh Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam ketika Allah mengutusnya, sebagaimana Allah juga mengutus para Rasul yang lain. Dan jelas sudah bahwa semua yang bertentangan dengan Islam, baik Yahudi, Nasrani, Majusi, keyakinan penyembah berhala, atau yang lainnya semua itu kafir dan semuanya batil. Dan bukan jalan menuju Allah, tidak dapat menyampaikan seseorang kepada surga Allah, bahkan akan menyampaikan ia kepada murka-Nya dan adzab-Nya. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima [agama itu] daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi“[11].
Dan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
لا يسمع بي أحد من هذه الأمة يهودي ولا نصراني ثم يموت ولم يؤمن بالذي أرسلت به إلا كان من أهل النار
“Tidaklah seseorang dari umat ini baik dari kalangan Yahudi maupun Nasrani yang mendengar ajaranku kemudian mati dalam keadaan tidak beriman kepada ajaran yang aku bawa, kecuali ia menjadi penghuni neraka” (HR. Muslim)
Hanya kepada Allah lah kita meminta agar Ia memberikan karunia-Nya berupa kepahaman dalam ilmu agama dan keistiqamahan dalam ber-Islam, dan memperbaiki hati kita serta amalan kita, serta memberi kita semua hidayah kepada jalan yang lurus, dan menyelamatkan kita dari jalannya orang-orang yang dimurkai serta jalannya orang-orang yang sesat. Sesungguhnya Allah lah yang mengatur dan Maha Kuasa atas semua itu.
Washallallahu ‘alaa Nabiyyina Muhammadin wa ‘alaa ahlihi wa shahbihi wa sallam.
Catatan Kaki
[1] QS. Al Imran: 85Sabtu, 13 Desember 2014
kisah islami seorang lukmanul hakim, anaknya dan keledainya
Dalam kisah ini, Lugmanul Hakim ingin memberi pengajaran kepada putranya tentang ketetapan hati dalam pengambilan keputusan.
Pada suatu hari, Luqmanul Hakim mengajak anaknya untuk melakukan perjalanan jauh dengan mengendarai seekor keledai. "Wahai Anakku, naiklah kepunggung keledai, aku yang akan berjalan kaki menuntunnya." sahut Lukmanul Hakim kepada Putranya. Ketika memasuki sebuah perkampungan, org2 yg melihatnya berkata, " anak macam apa itu, dia sendiri di atas keledai sementara ayahnya yg tua dibiarkan berjalan kaki."
Mendengar itu, langkah keledaipun dipercepat hingga meninggalkan perkampungan itu. "Ayah, aku mendengar tadi org2 kampung mencibirku sebagai anak durhaka, karena membiarkan Engkau jalan kaki sementara aku diatas keledai. Biarlah, ayah di atas keledai dan aku berjalan kaki menuntunnya." Pinta Putra Lukamnul Hakim.
'Baiklah kalau begitu Nak," kemudian Lukman naik keledai dan sang anak berjalan kaki menuntunnya. Selang beberapa saat, merekapun tiba disebuah kampung. Melihat kondisi demikian, org2 kampung berkata, "aduuhh, sungguh ayah yg tidak punya perasaan. Anaknya berjalan kaki sedangkan dia di atas keledai. Ayah macam apa itu?"
Setelah melewati kampung kedua, Putra Lukmanul Hakim berkata pada Ayahnya, "Ayah, aku tidak suka mendengar org2 kampung menghina Engkau tadi. Apa tidak lebih baik kita berdua di atas keledai?"
"Baiklah kalau begitu Nak," kemudian merekapun berdua di atas punggung keledai berjalan hingga memasuki kampung ketiga dalam perjalanannya.
"Haii.. lihatlah, dua orang mengendarai seekor keledai kurus, apa mereka tidak punya rasa kasihan sedikitpun terhadap binatang?" Sahut org2 kampung melihat kedatangan Lukmanul Hakim dan Anaknya.
"Ayah, org2 kampung membicarakan kita tidak punya belas kasihan terhadap binatang, lebih baik kita berdua tidak naik keledai. Biarkan kita jalan kaki saja sambil menuntun keledai." Pinta anaknya.
"Baiklah kalau begitu Nak," kemudian Lukamanul Hakim berserta putranya meneruskan perjalanan sambil jalan kaki. Namun dipinggiran kampung, org2 melihat kondisi tersebut kembali mencibir, "Sungguh bodoh kedua org ini, ada keledai tapi jalan kaki. kenapa tidak ditungganginya saja?" Mendengar hal tsb, Lukmanul Hakim mempercepat langkahnya hingga tiba ditepi hutan.
"Anakku, mari kita istirahat sejenak dibawah pohon itu." Ajak Lukmanul Hakim.
Setelah mereka berdua duduk di bawah pohon rindang, Lukmanul Hakim kemudian berkata kepada anaknya, "Anakku. apa yang telah kita alami selama perjalanan ini adalah pelajaran yang sangat berharga. Jika engkau mengikuti keinginan setiap orang, maka Engkau akan terombang-ambing dalam ketidakpastian. Engkau akan berbuat hanya demi menyenangkan hati kebanyakan orang tapi akan menyiksa dirimu sendiri. Engkau akan hidup bagai daun-daun kering yg terbang tanpa tujuan mengikuti kehendak angin."
Sambil memeluk pundak anaknya, Lukmanul hakim berkata pelan melanjutkan, "Catat wahai anakku ... Engkau harus memiliki keyakinan kuat dan ketetapan hati dalam mengambil keputusan dalam hidup ini."
kisah ku menjadi mahasiswa teknik kimia
Teknik Kimia. Bukan sembarang orang bisa masuk
ke sana (katanya). Aku kuliah di teknik kimia UNLAM (dan sebenarnya aku tidak
merasa pintar untuk bisa masuk sana). Dua tahun setengah sudah aku lalui, suka duka di
tekkim. Mulai dari euforia awal semangat kuliah, masa-masa mulai merasa jenuh,
dilanjutkan masa-masa menjadi mahasiswa yang gak jelas, hingga kadang aku merasa ingin cepat2 keluar(lulus) dari tekim. Mungkin masuk tekim bukanlah pilihan yang baik tapi inilah yang telah ditakdirkan Oleh Allah SWT untukku, dan ini merupakan nikmat yg sangat besar yang telah Allah limpahkan buatku.
Awalnya
aku pikir tekim itu hanyalah melulu kimia. Namun ternyata aku salah besar. Di
tekim ini lah aku menemui matematika, fisika, kimia, dan biologi. Otak serasa
mau pecah saat tak bisa memahami Matematika Teknik Kimia. Tekim itu sangat
kompleks. Dosenku sering bilang kalau tekim itu termasuk Universal Engineering.
Katanya prospek kerja tekim sangatlah luas (saking luasnya, lulusan tekim
mungkin bingung mau kerja di mana) dan bisa diterima di mana-mana. Aku tak
mengamini mentah-mentan statement tadi. Prospek kerja luas tanpa didukung skill
cukup tentu sama saja dengan omong kosong. Bahkan IPK cumlaude hanya sekadar
tiket masuk sebuah perusahaan. Masalahnya, kebanyakan mahasiswa tekim di
kampusku begitu mengagungkan IPK. Apa pun dilakukan demi mendapat IPK bagus.
Well, itukah tujuan kita kuliah?? Banyak yang harus aku ceritakan. Segalanya
akan aku mulai dari sini.
Dosen-dosen di tekim UNLAM kebanyakan S2 (bahkan lebih) dan cukup lihai dalam mengajar. Kadang ada dosen yang sangat pintar namun sangat lemah dalam berkata-kata sehingga tak jarang banyak mahasiswa yang hanya bengong saat beliau mengajar. Ada juga dosen yang hanya masuk kelas beberapa menit saja (dosen seperti inilah yang jadi favorit para mahasiswa). Ada dosen yang pelit amat jika bicara soal nilai, ada dosen yang murah nilai, ada dosen yang galak, dan masih banyak tipe dosen yang lain. Ragam tipe dosen maka ragam pula tipe mahasiswanya. Ada mahasiswa yang gemar sekali organisasi (biasanya yang banyak omong saat di kelas), ada pula yang sangat serius dalam kuliah sehingga jarang ikut acara-acara kampus, ada yang begitu cuek pada kuliah dan lebih memilih banyak bermain selama kuliah, ada yang separo organisasi separo kuliah, ada yang ambisius jadi fungsionaris sebuah organisasi, ada yang cukup menjadi anggota saja. Well, meski kami memiliki banyak karakter, namun kami hampir sama dalam hal impian: lulus dengan nilai baik kemudian dapat pekerjaan yang sesuai bidang kami
Dosen-dosen di tekim UNLAM kebanyakan S2 (bahkan lebih) dan cukup lihai dalam mengajar. Kadang ada dosen yang sangat pintar namun sangat lemah dalam berkata-kata sehingga tak jarang banyak mahasiswa yang hanya bengong saat beliau mengajar. Ada juga dosen yang hanya masuk kelas beberapa menit saja (dosen seperti inilah yang jadi favorit para mahasiswa). Ada dosen yang pelit amat jika bicara soal nilai, ada dosen yang murah nilai, ada dosen yang galak, dan masih banyak tipe dosen yang lain. Ragam tipe dosen maka ragam pula tipe mahasiswanya. Ada mahasiswa yang gemar sekali organisasi (biasanya yang banyak omong saat di kelas), ada pula yang sangat serius dalam kuliah sehingga jarang ikut acara-acara kampus, ada yang begitu cuek pada kuliah dan lebih memilih banyak bermain selama kuliah, ada yang separo organisasi separo kuliah, ada yang ambisius jadi fungsionaris sebuah organisasi, ada yang cukup menjadi anggota saja. Well, meski kami memiliki banyak karakter, namun kami hampir sama dalam hal impian: lulus dengan nilai baik kemudian dapat pekerjaan yang sesuai bidang kami
Cukup
sekian untuk bagian ini. Aku hanya ingin memberi gambaran awal tentang tekim.
Selanjutnya kalian bisa melihat ada apa saja di tekim (mulai dari mata kuliah
hingga kegiatan yang ada di sana), kalian akan melihat lelahnya praktikum,
lelahnya membuat laporan, kalian akan aku tunjukkan seberapa kompak angkatanku,
seberapa jenuhnya aku di tekim.. Bahkan kalau kalian juga bisa tahu segala
mimpi-mimpi gilaku selama di tekim. It's all about me, my life, my story, and
my dreams.
Senin, 08 Desember 2014
Solid In Bend praktikum OTK 1
ABSTRAK
Sistem perpipaan terdapat energy losses akibat ekspansi,
kontraksi, katup, tikungan dan, tentu saja, gesekan dari dinding pipa. Jika arah arus diubah ataupun dibelokkan seperti
ketika cairan sedang mengalir berbelok di dalam pipa dan melalui sambungan
dalam bermacam-macam penampang melintang, energi yang hilang tidak dapat
kembali. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menentukan faktor-faktor
kehilangan (head loss factor,k) karena
fitting, seperti belokan (bends), kontraksi, pergeseran, dan gate valve dengan cara pengukuran
perbedaan tekanan (pressure drop)
yang terjadi pada fitting.
Kehilangan yang melintasi semua fitting pipa diukur kecuali gate valve, yang masih terbuka. Aliran
diukur dari kran pompa dan membuka flow
control valve untuk putaran 0, dibaca dan dicatat tinggi manometer setelah
levelnya steady. Air yang keluar dari
flow control valve ditampung dengan tangki volimetrik selama 4 detik, kemudian dicatat volume air yang
tertampung tersebut, diulangi sebanyak tiga kali. Prosedur set up hasil percobaan diulangi untuk putaran flow control valve 1/2,
1, 11/2, dan 2.
Semakin besar nilai flowrate, nilai head lossnya akan semakin besar
pula. Pada percobaan, nilai Reynold’s Number menunjukkan bahwa aliran adalah turbulen pada
semua bukaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi head loss yaitu bukaan, fitting,
bends, gate valve, dan kontraksi.
Kata kunci : fluida,
flowrate, head loss, fitting, dan pressure
drop
PERCOBAAN III
ENERGY
LOSSES IN BENDS
8.1
Pendahuluan
8.1.1
Tujuan
Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menentukan faktor-faktor
kehilangan (head loss factor,k)
karena fitting, seperti belokan (bends), kontraksi, pergeseran, dan gate valve dengan cara pengukuran
perbedaan tekanan (pressure drop)
yang terjadi pada fitting.
8.1.2
Latar Belakang
Hampir semua pipa dalam industri memiliki fitting seperti belokan (bends), kontraksi, perbesaran dan
sebagainya, dimana fitting tersebut
akan menyebabkan gesekan dan perubahan tekanan sehingga mengakibatkan
kehilangan energi pada pipa atau biasa disebut head loss factor (k).
Besarnya koefisien kehilangan energi sangat dipengaruhi oleh tekanan, velocity dan flowrate dari fluida serta cross
sectional area pada pipa.
Energy losses in bends dalam industri digunakan untuk menentukan
seberapa besar kerugian yang akan ditanggung, serta untuk mengurangi kehilangan
energi yang lebih besar sehingga penanggulangan terhadap masalah-masalah energy losses ini dapat ditemukan. Untuk
itu perlu kiranya mempelajari bagaimana pengaruh faktor-faktor tersebut
terhadap nilai koefisien kehilangan energi yang dihasilkan.
8.2
Dasar Teori
Pada praktiknya, tidak ada aliran fluida yang bebas dari gesekan dan kita
harus memperhitungkan rugi karena adanya gesekan tersebut. Rugi akibat gesekan
terjadi viskositas cairan dan gangguan arus sehingga mengakibatkan turbulensi.
Jika arah arus diubah ataupun dibelokkan seperti ketika cairan sedang mengalir
berbelok di dalam pipa dan melalui sambungan dalam bermacam-macam penampang
melintang, energi yang hilang tidak dapat kembali. Kehilangan energi harus
sebanding dengan kecepatan fluida (Mc cabe, 1986: 308).
Kehilangan energi yang terjadi dalam pipa biasanya karena fitting yang diekspresikan dalam suku head loss (h, meter) dalam bentuk :
Dimana
: k = konstanta kehilangan
ν = kecepatan rata-rata
aliran dalam fitting
Apabila
kecepatan fluida berubah, baik dalam arahnya maupun dalam besarnya, karena
adanya perubahan dalam arah ataupun ukuran saluran, maka timbullah suatu
gesekan sebagai tambahan terhadap gesekan kulit karena aliran di dalam pipa
lurus. Gesekan itu meliputi gesekan bentuk yang terjadi dari penambahan
turbulensi yang berkembang, sebab vortex
yang terbentuk bila garis-garis arus biasa terganggu dan bila pemisahan lapisan
batas terjadi ( Mc.Cabe, 1986:324).
Pipa-pipa sambung (fitting) dan
katup (valve) bersifat menghambat
aliran normal dan menyebabkan gesekan tambahan.Rugi gesekan yang disebabkan
oleh pipa sambung itu mungkin lebih besar dari yang berasal dari bagian pipa
lurus. Rugi gesek hff yang disebabkan oleh pipa sambung bisa
didapatkan dari persamaan berikut:
Dimana
Kf = faktor rugi pipa sambung
νa = kecepatan rata-rata dalam pipa yang menuju pipa sambung
Faktor
Kf didapat dari experiment
dan berbeda untuk setiap jenis sambungan (Kenneth, 2008:178).
Persamaan
kesetimbangan untuk penjumlahan dari energi kinetik dan potensial mungkin
didapat dari kesetimbangan momentum yang membentuk persamaan dengan adanya velocity vektor. Hasil persamaannya
disebut dengan mechanical energi balance
yang berisi sejumLah istilah untuk penghamburan energi mekanik menjadi energi
panas dengan menggunakan faktor kekentalan. Persamaan energi mekanikjuga
didapatkan dari persamaan total energi dengan jalan yang menyatakan hubungan
antara penghilangan energi dan pembangkitan entropi. Untuk kondisi spesial yang
sama seperti pada persamaan kesetimbangan energi total, persamaan energi
mekanik dapat ditulis :
dimana Lv = Ev / m ( energi
kehilangan per unit massa )
Persamaan diatas juga disebut dengan
persamaan Bernoully teknik. Untuk aliran incompressible,
persamaannya menjadi :
Persamaan Bernoulli untuk aliran incompressible di atas dapat di
persingkat, dimana tidak ada shaft work
yang bekerja.
Tidak seperti persamaan momentum,
persamaan Bernoully tidak mudah di generalisasikan untuk banyak inlet atau outlet pada pipa.
Dalam
metode velocity head, kehilangan atau
kerugian di laporkan sebagai nilai dari velocity
head (k). Sehingga persamaan Bernoully untuk cairan incompressible dapat ditulis :
Dimana
v menunjukkan kecepatan yang besar dengan koefisien kehilangan velocity head ( k) yang kecil ( Perry,
1997:200 ).
Karena kompleksnya aliran
dalam fitting, k biasanya ditentukan
dengan experiment. Untuk experiment fitting pada pipa, head loss dihitung dari pembacaan dua
manometer, sebelum dan sesudah tiap fitting,
dan K ditentukan sebagai berikut:
Karena perbedaan cross sectional
area dalam pipa melalui enlargement
dan contractional, maka sistem
mendapat perubahan tambahan dalam static
pressure perubahan ini dapat dihitung dengan persamaan:
Untuk mengurangi efek perubahan area ini dalam pengukuran head losses, harga ini ditambahkan ke
perubahan head loss untuk enlargement dan contraction.
Untuk eksperiment gate valve, perbedan tekanan sebelum dan
sesudah gate diukur langsung
menggunakan pressure gauge. Yang mana
ini dapat dikonversi menjadi sama dengan head
loss menggunakan persamaan 1 bar = 10,2 m water
(Tim Dosen Teknik Kimia, 2014:2).
Terjadi penghilangan energi pada fluida yang disebabkan oleh fitting, yang mana fitting tersebut atas enam jenis, yakni:
1.
Contraction
Yaitu
pipa yang mengalami pengukuran cross
sectional area secara mendadak dari saluran dengan membentuk pinggiran yang
tajam, sehingga tekanan yang melewatinya akan bertambah. Adapun gambaran dari contraction :
Gambar 8.1 Contraction
Dengan persamaan : hc = Kc …………………… (8.9)
2.
Enlargement
Yaitu
pipa yang mengalami penambahan cross
sectional area secara mendadak dari saluran, sehingga tekanan yang
melewatinya semakin kecil. Adapun gambaran dari enlargement :
Gambar 8.2 Enlargement
3.
Long Bend
Yaitu
belokan panjang pada pipa dengan sudut yang melingkar dan cross sectional area yang besar sehingga tekanan kecil. Adapun
gambaran long bend pada pipa.
Gambar 8.3 Long Bend
4.
Short Bend
Yaitu belokan pipa
seperti long bend tetapi lebih pendek dan cross sectional area yang lebih kecil
sehingga tekanannya lebih besar. Adapun gambaran dari short bend adalah:
Gambar
8.4 Short Bend
5.
Elbow Bend
Yaitu merupakan
belokan pada pipa yang membentuk pipa siku-siku (900) dengan cross sectional area yang sangat kecil
sehingga menimbulkan tekanan yang sangat besar. Adapun gambaran dan elbow bends adalah:
Gambar 8.5 Elbow
Bend
6.
Mitre Bend
Yaitu pipa yang
memiliki cross sectional area yang
besar sehingga pada pipa yang dialiri oleh fluida akan menimbulkan tekanan yang
kecil. Mitre bend ini berupa belokan
pada jenis fitting yang sama pada
jenis fitting long bend yang juga
memiliki cross sectional area yang
besar
Gambar 8.6 Mitre Bend
(Geankoplis, 1997:93).
Friction losses dalam aliran
pipa lurus dihitung menggunakan fanning
friction factor. Akan tetapi, jika kecepatan dari fluida berubah terhadap
jarak, maka tambahan friction losses
terjadi. Hasil ini dari pertambahan keturbulenan yang berkembang karena vorice dan sebab lain. Metode untuk
memperkirakan beberapa losses,
dipaparkan sebagai berikut:
1. Sudden enlargement losses. Jika cross
section dari pembesaran pipa berangsur-angsur, sangat kecil atau tidak ada extra losses maka tidak terjadi. Akan
tetapi, jika perubahan secara tiba-tiba hasil dalm pertambahaan losses karena terbentuk putaran dari jet expanding dalam enlarge section.
Friction losses ini
bisa ditentukan dengan mengikuti aliran dalam kedua section. Berikut persamaannya:
Dimana, hex = friction
losses (J/Kg)
kex = coeficient expansion loss (1-A1/A2)
v1 = kecepatan tinggi aliran dalam wilayah lebih
kecil (m/s)
v2 = kecepatan rendah aliran (m/s)
α = 1,0
Jika aliran laminer dalam
kedua section, faktor α dalam
persamaan menjadi ½. Untuk satuan English,
persamaan sebelah kanan dari persamaan (7.10) diganti dengan gc,
juga h=ft lbf/lbm.
2. Sudden
contraction losses.
Ketika cross section dari pipa
berangsur-angsur berkurang, aliran tidak dapat melewati tikungan tajam, dan
pertambahan friction loss karena
terjadi putaran. Untuk aliran turbulen, persamaannya sebagai berikut:
Dimana, hc = friction
losses (J/Kg)
kc = coeficient contraction loss =0,55(1-A1/A2)
v2 = kecepatan rata-rata dalam wilayah lebih
kecil atau aliran rendah section
(m/s)
α = 1,0 untuk aliran turbulen
Untuk aliran laminer, persamaan yang sama bisa
digunakan dengan α = ½ (s2). Untuk satuan English,
sebelah kanan dibagi dengan Gc (Geankoplis, 1997:
92-93).
8.3 Metodologi
8.3.1 Alat yang Digunakan dan
Deskripsi Alat
Alat-alat yang digunakan
adalah energy losses in bends and fitting apparatus, stopwatch, termometer, gelas ukur 1000 ml, dan
hydraulich bench
Deskripsi Alat:
Gambar 8.7 Energy
Losses in Bends and Fitting Apparatus
8.3.2
Bahan
Bahan yang digunakan dalam percobaan ini adalah air.
8.3.3
Prosedur Percobaan
8.3.1
Set up Peralatan
Inlet test rig dihubungkan dengan
supply aliran dari pompa, keluaran dialirkan
ke tangki volumetrik dan alat dipastikan sudah tepat penempatannya. Kran pompa
dan flow control valve dibuka dan
dijalankan pompa untuk mengisi test rig
dengan air. Aliran dibiarkan mengalir melalui manometer dan screw bleed udara dibuka secara perlahan
untuk membuang semua udara, kemudian, dikencangkan screw bleed udara ketika level aliran pada manometer sudah steady. Ketinggian manometer dicatat pada keadaan steady untuk semua fitting.
8.3.3.2. Set up Hasil Percobaan
Kehilangan yang melintasi semua fitting
pipa diukur kecuali gate valve, yang mana semua terbuka. Aliran
diukur dari kran pompa dan di buka flow
control valve untuk putaran 1¾, dibaca dan dicatat tinggi manometer setelah
levelnya steady. Air yang keluar dari
flow control valve ditampung dengan tangki volimetrik selama 4 detik, kemudian dicatat volume air yang
tertampung tersebut, diulangi sebanyak tiga kali. Prosedur set up hasil percobaan diulangi untuk putaran flow control valve 2, 2¼,
21/2, 2¾ dan 3.
8.4.
Hasil dan Pembahasan
8.4.1
Hasil Pengamatan
Tabel 8.1
Hasil Pengamatan untuk Head Aliran
dan Volume dengan t= 4s dan T= 29oC pada bukaan ½ dan bukaan 1
|
Fitting
|
Bukaan
½
|
Bukaan 1
|
||
|
∆H
(mm)
|
V
(m3)
|
∆H
(mm)
|
V
(m3)
|
|
|
Enlargement
|
1
|
2,03.
10-4
|
1
|
4,40.
10-4
|
|
Contraction
|
0
|
5
|
||
|
Long Bend
|
1
|
5
|
||
|
Short Bend
|
4
|
13
|
||
|
Elbow bend
|
4
|
15
|
||
|
Mitre
|
2
|
1
|
||
Tabel
8.2 Hasil Pengamatan untuk Head Aliran dan Volume dengan t= 4s dan T= 29oC
pada bukaan 1½ dan bukaan 2
|
Fitting
|
Bukaan 1½
|
Bukaan 2
|
||
|
∆H (mm)
|
V (m3)
|
∆H (mm)
|
V (m3)
|
|
|
Enlargement
|
4
|
5,37. 10-4
|
3
|
5,57. 10-4
|
|
Contraction
|
9
|
10
|
||
|
Long Bend
|
8
|
8
|
||
|
Short Bend
|
15
|
20
|
||
|
Elbow bend
|
19
|
25
|
||
|
Mitre
|
1
|
1
|
||
8.4.2 Hasil Perhitungan
Tabel 8.3 Hasil
perhitungan pada bukaan 1/2
|
Fitting
|
Flowrate
Qt
(m3/s)
|
Velocity
(m/s)
|
Dynamic Head
(V2/2g)
|
Koefisien Kehilangan
|
NRe
|
|
Enlargement
|
5,075. 10-5
|
0,1122
|
6,42. 10-4
|
1,559
|
3293,0766
|
|
Contraction
|
5,075. 10-5
|
0,1930
|
1,90.10-3
|
0
|
4318,7890
|
|
Long Bend
|
5,075. 10-5
|
0,1930
|
1,90.10-3
|
0,5259
|
4318,7890
|
|
Short Bend
|
5,075. 10-5
|
0,1930
|
1,90.10-3
|
2,1037
|
4318,7890
|
|
Elbow bend
|
5,075. 10-5
|
0,1930
|
1,90.10-3
|
2.1037
|
4318,7890
|
|
Mitre
|
5,075. 10-5
|
0,1930
|
1,90.10-3
|
1,0519
|
4318,7890
|
Tabel 8.4 Hasil
perhitungan pada bukaan 1
|
Fitting
|
Flowrate
Qt
(m3/s)
|
Velocity
(m/s)
|
Dynamic Head
(V2/2g)
|
Koefisien Kehilangan
|
NRe
|
|
Enlargement
|
1,1. 10-4
|
0,2433
|
3,02. 10-3
|
0,3312
|
7137,7032
|
|
Contraction
|
1,1. 10-4
|
0,4184
|
8,93.10-3
|
0,5597
|
9360,922
|
|
Long Bend
|
1,1. 10-4
|
0,4184
|
8,93.10-3
|
0,5597
|
9360,922
|
|
Short Bend
|
1,1. 10-4
|
0,4184
|
8,93.10-3
|
1,4553
|
9360,922
|
|
Elbow bend
|
1,1. 10-4
|
0,4184
|
8,93.10-3
|
1,6792
|
9360,922
|
|
Mitre
|
1,1. 10-4
|
0,4184
|
8,93.10-3
|
0,1119
|
9360,922
|
Tabel 8.5 Hasil
perhitungan pada bukaan 1 ½
|
Fitting
|
Flowrate
Qt
(m3/s)
|
Velocity
(m/s)
|
Dynamic Head
(V2/2g)
|
Koefisien Kehilangan
|
NRe
|
|
Enlargement
|
1,34. 10-4
|
0,2969
|
4,49. 10-3
|
0,8893
|
8711,2422
|
|
Contraction
|
1,34. 10-4
|
0,5107
|
1.33.10-2
|
0,6764
|
11424,58
|
|
Long Bend
|
1,34. 10-4
|
0,5107
|
1.33.10-2
|
0,4509
|
11424,58
|
|
Short Bend
|
1,34. 10-4
|
0,5107
|
1.33.10-2
|
1,1274
|
11424,58
|
|
Elbow bend
|
1,34. 10-4
|
0,5107
|
1.33.10-2
|
1,4280
|
11424,58
|
|
Mitre
|
1,34. 10-4
|
0,5107
|
1.33.10-2
|
0,0752
|
11424,58
|
Tabel 8.6 Hasil perhitungan pada bukaan 2
|
Fitting
|
Flowrate
Qt
(m3/s)
|
Velocity
(m/s)
|
Dynamic Head
(V2/2g)
|
Koefisien Kehilangan
|
NRe
|
|
Enlargement
|
1,139. 10-3
|
0,3080
|
4,838. 10-3
|
0,6200
|
9035,6833
|
|
Contraction
|
1,139. 10-3
|
0,5297
|
1.43.10-2
|
0,6986
|
11850,076
|
|
Long Bend
|
1,139. 10-3
|
0,5297
|
1.43.10-2
|
0,5589
|
11850,076
|
|
Short Bend
|
1,139. 10-3
|
0,5297
|
1.43.10-2
|
1,3971
|
11850,076
|
|
Elbow bend
|
1,139. 10-3
|
0,5297
|
1.43.10-2
|
1,7464
|
11850,076
|
|
Mitre
|
1,139. 10-3
|
0,5297
|
1.43.10-2
|
0,0699
|
11850,076
|
8.4.3. Pembahasan
Percobaan energy losses in bends
ini dilakukan dengan variasi bukaan pada valve,
yaitu 1/2, 1, 1½, dan 2. Pada percobaan ini, dilakukan pengamatan terhadap
berbagai macam fitting, yaitu enlargement, contraction, long bend, short
bend, elbow bend dan mitre. Variasi bukaan ini bertujuan untuk mengetahui
kecepatan aliran yang keluar berdasarkan variasi bukaan. Semakin besar aliran
fluida yang dikumpulkan dalam waktu 4 detik maka volume yang aliran yang
ditampung akan semakin besar seiring dengan besar bukaan.
Nilai head loss coefficient ditentukan
dari besarnya nilai dynamic head dan velocity dari aliaran fluida pada tiap fitting head loss yang terbaca. Pada manometer terlihat bahwa nilai head
loss (h) yang diperoleh berbeda-beda pada setiap jenis fitting. Hal ini disebabkan tiap fitting memiliki cross
sectional area yang berbeda-beda. Cross
sectional area yang besar, maka nilai tekanan yang melewatinya akan semakin
kecil begitu juga sebaliknya. urutan
head loss terbesar adalah short bend, contraction, long bends,
enlargement, dan mitre. Pada elbow bends, short bends, dan mitre terjadi penurunan nilai head loss. Hal ini karena fluktuasi
nilai head loss pada bukaan terakhir
akibat kekuatan pompa tidak
stabil. Hubungan antara head loss dan dynamic head berbanding lurus. Sehingga dapat disimpulkan percobaan ini telah sesuai dengan teori dari
persamaan 8.1 yang menyatakan bahwa head
loss berbanding lurus dengan dynamic head .
Gambar
8.8 Grafik hubungan Antara Head loss dengan
Dynamic head
Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa nilai head loss tertinggi dimiliki oleh fitting elbow bend . Hal ini karena cross sectional area yang dimiliki oleh elbow bend kecil sehingga menghasilkan tekanan yang besar dan
menyebabkan besarnya head loss akibat bukaan valve diperbesar. Nilai heas loss berturut-turut dari yang terbesar
ke yang terkecil adalah elbow bend, short bend, contraction, long bend, enlargement
, dan mitre. Namun, pada fitting mitre terjadi penurunan nilai head
loss . Hal ini disebabkan aliran
fluida yang mengalir melewati cross sectional area yang besar sehingga
tekanan pada aliran tersebut mengecil dan
friction yang terjadi juga mengecil.Hal ini yang menyebabkan semakin besar
bukaan pada bench valve maka semakin
kecil head loss yang terjadi apabila aliran melewati daerah yang memiliki cross sectional area yang besar.
Dari gambar 8.8 dapat diketahui bahwa semakin besar bukaan maka akan semakin besar flowrate sehingga volume yang terkumpul
juga semakin besar. Pada tiap-tiap fitting,
head loss yang terbaca berbeda-beda. Hal ini karena tiap fitting memiliki cross sectional area yang berbeda untuk tiap area yang berbeda-beda yang dilalui fluida. Adapun koefisien head loss terbesar terdapat pada fitting elbow karena memiliki cross sectional area yang paling kecil.
Pada grafik di atas dapat dilihat bahwa bentuk grafik naik turun, hal ini
disebabkan karena nilai head loss dari tiap fitting berbeda-beda. Perbedaan ini disebabkan oleh perbedaan
daerah cross sectional area pada tiap
fitting. Flow rate pada tiap-tiap fitting
yaitu:
a. contraction
memiliki flow rate yang bertambah besar karena terjadi
pengurangan ukuran cross sectional area secara tiba-tiba.
b. Enlargement memiliki flow rate yang berkurang karena pertambahan cross sectional area pada saluran.
c. Long bend memiliki flow rate mengalami penurunan pada belokan yang melingkar karena cross sectional area yang besar.
d. short bend memiliki flow
rate mengalami penurunan namun
lebih kecil dari pada long bend.
e. Elbow
bend memiliki flow rate yang sangat besar
karena cross sectional area yang
sangat kecil.
f. Mitre bend memiliki flow
rate yang besar karena cross sectional area yang besar.
Semakin
besar cross sectional area pada tiap fitting, maka nilai head loss-nya akan semakin kecil, dan sebaliknya. Data diatas sudah
sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa semakin besar bukaan pada bench valve maka semakin besar pula nilai flowrate-nya. Namun pada fitting
enlargement dan mitre semakin
besar nilai flowratenya maka akan
semakin kecil nilai koefisien head lossnya.
Hal ini karena flowrate yang melewati
cross sectional area yang besar akan menghasilkan nilai head loss yang kecil karena friction
yang terjadi juga kecil.
8.5 PENUTUP
8.5.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil dari percobaan ini adalah koefisien
kehilangan tertinggi terdapat pada fitting elbow di bukaan ½ sebesar 3,1037
diikuti dengan short bend pada bukaan ½ sebesar 2,1036, Contraction pada bukaan
2 sebesar 0,6986. Long bend pada bukaan
1 sebesar 0,5597. Enlargement pada bukaan 1 ½ sebesar 0,8893 dan mitre pada
bukaan ½ sebesar 1,0519.
8.5.2 Saran
Sebaiknya lebih teliti dalam mengamati nilai pada fitting agar data yang didapat lebih akurat.
DAFTAR PUSTAKA
Geankoplis, J.C. 1997, Transport
And Unit Operation 2nd Edition, Allyn And Brown, Ind
Massachusset.
Kenneth, Lewis. 2008. Expriment
Energy Losses in Bends. Clarkson University. New York.
Mc Cabe dkk. 1986. Operasi
Teknik Kimia jilid 1. Erlangga. Jakarta.
Perry, R.H, 1997. Chemical Engineers
hand book 7th edition, Mc Graw Hill Companies. New York.
Tim Dosen Teknik Kimia. 2014. Penuntun Operasi Teknik Kimia I. Progam Studi S1 Teknik Kimia. Banjarbaru.
LAMPIRAN
PERHITUNGAN
LOSS IN BENDS
A.
Perhitungan Energy Loss in Bend
Contoh
perhitungan pada fitting enlargement
bukaan 1/2
1. Head
loss (∆H)
∆H = h1-h2
Dimana :
h1 = Tinggi manometer 1 (m)
h2 = Tinggi manometer 2 (m)
∆H = Head
loss (m)
∆H = h1-h2
= 0.331
m - 0.330 m
= 0.001 m
Perhitungan
selanjutnnya dapat dilihat pada tabel hasil perhitungan.
2. Volume
rata-rata
V =
=
= 203 mL
=
203 x 10-6 m3
Flowrate (m3/s)
t = Waktu
rata-rata (s)
Q =
=
= 5.075 x 10-5 m3/s
Perhitungan selanjutnnya dapat dilihat pada tabel
hasil perhitungan.
3. Velocity
(v)
V =
=
= 0.1122 m/s
Perhitungan selanjutnnya dapat dilihat pada tabel
hasil perhitungan.
4. Menentukan Reynold Number
T = 28 oC
Kinematic Viscosity = 0.836 x 10-6 m2/s
Re =
= 9035.6833 (Turbulen >
4100)
Perhitungan selanjutnya dapat dilihat pada tabel
hasil perhitungan.
5. Dynamic
Head
Dynamic
head =
Dimana :
v = Velocity (m/s)
g = 9,8 m/s2
Dynamic
head =
=
=
0,0048389 m
Perhitungan selanjutnya dapat dilihat pada tabel
hasil perhitungan.
6.
K
K =
Dimana :
∆H = Head
loss (m)
g =
9,8. m2/s
v =
Velocity (m/s)
K =
=
= 1,5559
Perhitungan
selanjutnnya dapat dilihat pada tabel hasil perhitungan.
Langganan:
Postingan (Atom)
