Senin, 23 Februari 2015

berlari dengan tubuh penuh luka

Salahsatu azab Allah bagi pendengki adalah kutukan kekalahan, ia akan selalu kalah dalam setiap kompetisi. Seluruh waktunya ia gunakan untuk berlari mengejar ketertinggalan yang tak pernah akan bisa ia lakukan.


Bagaimanakah ia mengejar ketertinggalan sementara ia berlari dengan tubuh penuh luka, semakin musuhnya sukses semakin jiwanya terluka. Semakin musuhnya lari cepat kedepan semakin ia terluka dan lemah..
Ya akhi..


Seorang pelari professional itu bahkan jarang melihat kebelakang, karena ia fokus kedepan!!
Dan masa depan seluruh mukmin itu adalah syurga yang kekal yang ada dihadapan. Bukan kiri atau kanan. Maka berlarilah hingga diujung lelah. Dan biarkan para pendengki itu semakin tertinggal, sunyi dan sendirian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar